Minggu, 28 Februari 2010

Apa Saja Softskill Yang Saya Butuhkan ??

1.Disiplin
Disiplin adalah awal dari suatu keberhasilan, karena bila kita disiplin semuanya
serba teratur sesuai dengtan jadwal yang sudah di rencanakan.
Begitupun pada saat kita kuliah,kita jangan sampai datang terlambat,tidak
mengumpulkan tugas tepat pada waktunya dsb.

2.Bekerja sama
Dalam bekerja sama kita memerlukan sikap saling terbuka,saling mengerti, dan
saling menghargai.
Dalam sebuah tatanan kerjasama yang baik harus ada komunikasi yang komunikatif
antara dua orang yang bekerjasama atau lebih. Oleh karena itu sebelum terjadinya
sebuah tindakan untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang sedang dihadapi,
setiap orang yang terlibat dalam tatanan kerjasama harus mengemukakan
pendapatnya, dengan pengertian maunya apa dan mau dibawa kemana permasalahan itu
nanti dan harus adanya kejelasan pembagian tugas yang harus diemban oleh setiap
orang yang terlibat dalam kerjasama tersebut.

3.Tanggung jawab
Semuanya tidak akan berhasil kalau kita tidak memiliki rasa tanggung jawab pada
suatu apapun yang kita kerjakan,semuanya akan terasa sia-sia pekerjaan yang
lakukan.
Maka dari itu kita semua harus mempunyai rasa tanggung jawab dan juga konsisten
dengan apa yang kita kerjakan.

Mungkin 3 softskill diatas merupakan paling utama yang saya butuhkan saat ini,dan masih banyak lagi softskill lainnya saya butuhkan.

Mengapa Harus Belajar Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang di pakai di Negara Indonesia dan bahasa yang dipakai di seluruh nusantara.

Kita sebagai warga Negara harus bangga dengan bahasa yang kita miliki yaitu bahasa Indonesia,dari bahasa kita bisa menunjukkan jati diri kita sebagai bangsa yang besar.

Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus mulai menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi tanpa menghilangkan dialek kedaerahan yang ada di Indonesia.
Kita boleh menggunakan bahasa daerah kita,missal bahasa jawa,sunda ataupun bahasa batak dan masih banyak lagi.
Tetapi kita tidak boleh mengesampingkan ciri khas bahasa kita yaitu bahasa Indonesia.

Jadi kesimpulan saya “mengapa harus belajar bahasa Indonesia”

1.Seperti semboyan Negara Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang artinya
“Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”, jadi walaupun kita memiliki beragam bahasa
kita harus bisa menyatukan semua bahasa menjadi bahasa Indonesia.
2.Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional bahkan bisa menjadi bahasa sehari-hari
yang kita pakai untuk berkomunikasi.
3.Dari bahasa kita bisa menunjukkan jati diri kita kepada semua orang.

Dan tidak lupa saya ingatkan bahwa kita harus bangga menggunakan bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia.

Sabtu, 02 Januari 2010

Khasiat Lidah Buaya (ALOEVERA)

Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung.
Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM.
Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.
Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.
Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.
Makanan Kesehatan
Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. “Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,” katanya.
Mengandung Antioksidan
Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
“Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,” ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.
Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.
Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya. “Tapi, sejauh ini dari pasien saya yang mengonsumsi suplemen berbahan dasar lidah buaya, reaksi yang muncul adalah karena daya kerja obat yang melawan penyakit,” katanya.
Namun, yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.
“Memang tidak semua unsurnya rusak, tapi siapa yang mau hanya mendapat ampas? Karena itu, sebaiknya segera konsumsi ramuan lidah buaya, baik yang diracik atau yang sudah diolah, agar lebih terasa manfaatnya,” lanjutnya.
Ramuan Lidah Buaya
Radang tenggorokan
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.
Ambeien
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.
Sembelit
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.
Diabetes melitus
Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.
Penurun kadar gula darah
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.
Penyubur rambut
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.
Batuk (yang membandel)
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.

http://www.resep.web.id/obat/khasiat-lidah-buaya-aloevera.htm

Manfaat dari Jahe

SEJAK ratusan tahun lalu, jahe telah dikenal sebagai tanaman yang sangat kaya akan manfaat, baik sebagai rempah atau bumbu maupun sebagai ramuan obat.  Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Zingiber officinale Roscoe ini aslinya berasal dari Asia Pasifik, menyebar dari India sampai Cina. Tak sulit untuk menemukan jahe karena tanaman ini sekarang banyak digunakan di antaranya sebagai bumbu masak, pemberi aroma berbagai makanan dan minuman serta bahan obat-obatan tradisional.
Khusus sebagai obat, khasiat jahe sudah dikenal turun-temurun di  antaranya sebagai pereda  sakit kepala, batuk, masuk angin.  Jahe juga kerap digunakan sebagai obat untuk meredakan gangguan saluran pencernaan, rematik, obat antimual dan mabuk perjalanan, kembung, kolera, diare, sakit tenggorokan, difteria, penawar racun, gatal digigit serangga, keseleo, bengkak, serta memar.
Berbagai referensi juga menyebutkan bahwa jahe dapat mencegah dan mengobati sejumlah penyakit seperti  luka bakar, sakit kepala, migren, menurunkan kadar kolesterol, rematik, tukak lambung, antidepresi, hingga impotensi. Meski begitu, semua khasiat jahe tersebut masih belum cukup bukti, sehingga perlu dilakukan uji secara ilmiah pula.
Sejauh ini, hasil uji farmakologi menunjukkan bahwa jahe memiliki beberapa aktivitas sebagai antiradang. Uji laboratorium memperlihat bahwa ekstrak jahe dalam air panas menghambat aktivitas lipoksigenase dan siklooksigenase sehingga menurunkan kadar prostaglandin dan leukotriena (mediator inflamasi).
Riset di Cina melaporkan bahwa pada ratusan penderita rematik dan sakit punggung kronis yang disuntik 5 – 10% ekstrak jahe memperoleh efek pengurangan rasa sakit, menurunkan pembengkakan tulang sendi. Pemberian secara per oral serbuk jahe pada penderita rematik dan musculoskeletal dilaporkan menurunkan rasa sakit dan pembengkakan.
Jahe juga berkhasiat sebagai antimuntah dan dapat digunakan para ibu hamil mengurangi morning sickness. Penelitian menunjukkan bahwa jahe sangat efektif menurunkan metoklopamid senyawa penginduksi mual dan muntah. Menurut German Federal Health Agency,  jahe efektif untuk mengobati gangguan pencernaan dan pencegahan gejala motion sickness.
Jahe mengandung dua enzim pencernaan yang penting dalam membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan. Pertama, lipase yang berfungsi memecah lemak dan kedua adalah protease yang berfungsi memecah protein.
Jahe juga sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh. Senyawa kimia pada jahe adalah di antaranya minyak atsiri yang terdiri dari senyawa-senyawa seskuiterpen, zingiberen, bisabolena, zingeron, oleoresin, kamfena, limonen, borneol, sineol, sitral, zingiberal, felandren. Di samping itu, terdapat juga sagaol, gingerol, pati, damar, asam-asam organik seperti asam malat dan asam oksalat, Vitamin A, B, dan C, senyawa- senyawa flavonoid dan polifenol.
Salah satu komponen yang paling utama yakni gingerol bersifat  antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah.  Jadi dengan begitu jahe mampu mencegah  tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan jantung. Gingerol diperkirakan juga membantu menurunkan kadar kolesterol.

Sumber : http://kompas.co.id/read/xml/2008/02/22/14250312/jahe.si.antimual.penghilang.morning.sickness.

Larangan Merokok di Jakarta

Sumber :

Pemprov DKI Jakarta

Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. 3 Jakarta

Indonesia

Telp. +62 21 3822988, 3504076; Fax. 3504076

 

Larangan Merokok Diberlakukan 1 Januari 2006

Mulai tahun 2006, warga yang memiliki kegemaran merokok tidak dapat lagi melakukan hobinya itu di sembarangan tempat. Pasalnya, mulai 1 Januari 2006, Peraturan Gubernur (Pergub) tentang larangan merokok di tempat umum akan diberlakukan. Hal tersebut dikatakan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (18/10).

Berdasarkan Pergub 75 Tahun 2005 Tentang Kawasan Dilarang Merokok, para perokok di tempat umum akan dikenakan sanksi berupa kurungan enam bulan atau denda maksimal Rp 50 juta.

Mantan Pangdam Jaya itu memberikan waktu 3 bulan kepada pengelola gedung baik swasta maupun negeri untuk menyediakan ruangan khusus merokok bagi para perokok. "Kita berikan
waktu 3 bulan. Nanti setelah itu kita lakukan operasi," kata Sutiyoso.
  
Sutiyoso akan menindak tegas para pengelola gedung yang sampai 31 Desember 2005 belum membangun ruangan khusus merokok bagi perokok. "Pergub yang telah dibuat harus dilaksanakan secara konsisten tanpa pandang bulu," ungkap Sutiyoso.
 
Sebagai implementasi awal Pergub 75/2005, BPLHD telah mengirin surat Gubernur DKI Jakarta kepada 89 pengelola gedung di tiga lokasi di kawasan Monas, Thamrin dan Sudirman. "Jumlah pengelola gedung yang telah mengisi dan mengembalikan formulir partisipasi sebanyak 31 pengelola," ujar Kepala BPLHD DKI Kosasih Wirahadikusumah, Selasa (18/10).
  
Pasal 13 ayat 1 peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005 menyebutkan tempat umum, sarana kesehatan dan tempat kerja yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok.

Sedangkan pasal 24 ayat 1 menyebutkan pengelola gedung bertanggung jawab terhadap kualitas udara di dalam ruangan yang menjadi kawasan umum. "Dan ayat 2 menyebutkan bahwa pengelola gedung umum wajib mengendalikan pencemaran udara di dalam ruangan, parkir kendaraan bermotor," katanya Kosasih.

Kosasih menambahkan, adapun partisipasi pengelola gedung dalam hal pengendalian pencemaran udara dalam bentuk penyediaan ruang khusus merokok, penyediaan exhaust fan dalam ruangan khusus untuk merokok, pemasangan tanda larangan merokok di sembarang tempat, pemasangan tanda arah menuju ruangan khusus untuk merokok dan pelarangan merokok di seluruh area gedung.
  
"Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini diikuti oleh 60 pengelola gedung yang terdiri dari pengelola gedung kawasan Monas 22 pengelola, Thamrin 13 pengelola dan Sudirman 27 pengelola.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Ritola Tasmaya mengimbau agar pelaksanaan Pergub 75/2005 akan mulai efektif berlaku Januari 2006 mendatang. "Kita dalam
menerapkan sebuah aturan selalu mengkaji terlebih dulu apakah peraturan itu bisa di jalankan
atau tidak lalu baru gubernur menanda tangani SK ini. Kita telah berkoordinasi dengan Dirjen POM dan pihak kepolisian untuk bisa melaksanakan Pergub ini," tegasnya.

Sekda mengatakan, pelaksanaan Pergub 75/2005 tentang kawasan dilarang merokok dimaksudkan bukan untuk melarang orang merokok di tempat umum. "Yang dilarang adalah merokok di dalam ruangan," jelasnya. Sedangkan tujuannya, kata Ritola yaitu bagaimana warga Ibukota khsusunya para perokok dapat merubah perilaku seperti tidak merokok di sembarang tempat dan lebih toleransi kepada yang tidak merokok.


http://pbasari.multiply.com

Tips Mengatasi Bau Mulut




drg. Martha Mozartha
Liputan6.com, Jakarta: Setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat bau mulut mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Apakah dia sedang begadang lembur, cepat-cepat ke kantor sehingga lupa sikat gigi, atau memang memiliki keadaan di mana bau mulut sering timbul karena keadaan-keadaan di sekitar mulut. Infeksi pada gigi, keganasan pada mulut, abses pada daerah sekitar mulut, konsumsi makanan yang banyak minyak dan lemak, serta gangguan pada sistem metabolisme tubuh dapat mengakibatkan bau mulut.

Di Indonesia, kita mengenalnya dengan istilah napas yang bau atau bau mulut. Sedangkan di dalam bahasa kedokteran lebih dikenal dengan istilah halitosis. Keadaan ini dapat terjadi pada semua orang setiap saat.

Gangguan ini seringkali disepelekan oleh banyak orang. Padahal halitosis yang cukup berat dapat mengganggu kehidupan sosial, personal, dan profesional seseorang. Sebab, kesan pertama yang ditimbulkan pada orang- orang di sekitar akan mempengaruhi penilaian terhadap diri seseorang hingga akhir.

Kondisi dapat bertambah parah ketika penderita bau mulut atau halitosis kurang atau tidak menyadari sama sekali dirinya memiliki bau mulut. Biasanya penderita baru menyadarinya saat seorang kolega, teman, atau keluarga memberitahunya. Hal ini dapat memberikan efek yang berat pada seseorang. Seperti turunnya rasa percaya diri, sering memeriksa bau mulutnya, was-was dan cenderung meyakinkan dirinya bahwa napasnya tidak bau meskipun masalah itu sudah hilang.

Beberapa penyebab bau mulut pada umumnya dapat dicegah dan dihindari. Tetapi pada sebagian penderita bau mulut yang berat, hingga kini para peneliti dan dokter gigi belum dapat mengetahui penyebab langsung masalah dari bau mulut ini. Seringkali bau mulut yang berat disebabkan lebih dari satu hal dan sering kali penyebabnya kompleks. Menyikat gigi dua kali sehari adalah hal yang harus selalu dilakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mengakibatkan bau mulut yang dapat kita hindari:

• Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung minyak, lemak, MSG, dan bumbu penyedap yang berlebihan.
• Minuman berakohol atau kebiasaan merokok dapat menyebabkan bau mulut sementara.
• Kebiasaan kurang berolahraga, stres yang berat, dan dehidrasi.
• Kurang menjaga higiene gigi dan gusi.
• Kebiasaan menyikat gigi hingga berdarah.
• Penyakit-penyakit di sekitar gigi.

Beberapa tips untuk mencegah bau mulut adalah menyikat gigi secara teratur, menggunakan dental floss untuk membersihkan daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau sikat gigi, menggunakan obat kumur jika diperlukan, membersihkan lidah, dan untuk keadaan-keadaan penting sediakanlah selalu spray mulut atau permen penyegar mulut dalam tas Anda.

Hindari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut seperti bawang, petai, dan makanan yang manis. Jika beberapa langkah di atas belum dapat juga mengatasi masalah gusi Anda, diskusikanlah dengan dokter atau dokter gigi Anda untuk hasil yang lebih baik.(LUC)

http://kesehatan.liputan6.com/tips/

Belajar Menulis Pantun – Dari Catatan Sekolah

Pantun merupakan salah satu karya sastra Melayu yang sampai sekarang masih dikembangkan. Kata pantun mempunyai arti ucapan yang teratur, pengarahan yang mendidik. Pantun juga dapat berarti sindiran.
Zaman dahulu, pantun digunakan sebagai bahasa pengantar atau bahasa pergaulan.
Pantun dikenal di berbagai daerah, namun dengan nama yang berbeda. Di Jawa Tengah dikenal dengan parikan, di Toraja dikenal bolingoni, di Jawa Barat dapat ditemukan pantun dalam bentuk nyanyian doger, di Surabaya ludruk , di Banjarmasin tirik dan ahui ,
gandrung di Banyuwangi, dan di Makassar kelong-kelong. Selain merupakan ungkapan
perasaan, pantun dipakai untuk menghibur orang.
1. Ciri-ciri pantun
Pantun memiliki ciri-ciri tersebut, antara lain:
a. mempunyai bait dan isi,
b. setiap bait terdiri atas baris-baris,
c. jumlah suku kata dalam tiap baris antara delapan sampai dua belas,
d. setiap bait terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi.
    Contoh: Pantun dua baris Anjing hutan suka melolong (sampiran) Jangan suka bicara bohong (isi) Pintu diketuk ada tamu (sampiran) Rajin membaca bertambah ilmu (isi) Pantun empat baris Desa sawah mulai menghijau (sampiran) Di tengah ada pematang (sampiran) Apa arti bertindak maju  (isi) Kalau tanpa pemikiran matang  (isi)
e. Bersajak ab ab
2. Bentuk dan jenis pantun
Pantun yang sering dipakai adalah pantun dua baris dan empat baris. Bentuk pantun bermacam-macam, misalnya: pantun anak-anak, pantun jenaka, pantun suka cita, pantun kiasan, pantun nasehat, pantun duka cita, pantun budi pekerti, pantun agama, dan lain-lain.
    Contoh: Pantun anak Enak nian buah belimbing Mencari ke pulau sebrang Main bola ada pembimbing Binatang apa berhidung panjang? Pantun jenaka Orang mudik bawa barang Pakai kain jatuh terguling Kamu senang dilirik orang Setelah sadar ternyata juling Indah nian sinar mentari Purnama datang tak berbelah Melihat orang malas berlari Ternyata sandal tinggi sebelah Pantun sukacita Gurih nian ikan gurami Tambah nikmat dengan kacang Alangkah senang hati kami Panen raya telah datang Pantun kiasan Luas nian samudra raya Pagi-pagi nelayan melaut Tak berguna memberi si kaya Bagai menebar garam di laut Pantun nasihat Jalan-jalan ke Semarang Bawa bandeng tanpa duri Belajar mulai sekarang Untuk hidup kemudian hari Pantun dukacita Beras miskin disebut raskin Yang mendapat tak semua Aku ini anak miskin Harta benda tak kupunya Pantun budi pekerti Siapa yang tak simpatik Melihat bunga dahlia Kulit putih berwajah cantik Sudah ayu berhati mulia Pantun agama Minum susu di pagi hari Tambah nikmat tambah cokelat Pandai-pandai membawa diri Siapa tahu kiamat sudah dekat

3. Pantun berbalas
Pantun berbalas adalah pantun yang dimainkan dua kelompok. Kelompok tersebut dapat dikembangkan menjadi kelompok “pro” dan “kontra” atau kelompok gadis dan kelompok jejaka.
Jumlah anggota per kelompok tiga sampai lima orang. Berbalas pantun dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas untuk menengahi permainan. Setiap sesi berbalas pantun harus mempunyai tema. Urutan berbalas pantun terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.
Dari Buku sekolah

http://dahlanforum.wordpress.com/